Masa Harvey Elliott di Anfield akhirnya berakhir juga nih, sekarang dia pindah ke Aston Villa dengan skema pinjaman yang bakal berubah jadi pembelian permanen. Si bakat muda berusia 22 tahun ini jadi bahan omongan panas sepanjang musim panas, apalagi setelah aksi memukau dia bersama timnas Inggris U-21 di Euro. Liverpool sendiri nggak main-main dengan nilai jualnya, gosipnya sih ada tawaran lebih dari Rp800 miliar dari klub-klub macam Tottenham dan RB Leipzig. Tapi siapa sangka, Aston Villa yang datang belakangan malah berhasil menggaet dia!
Gebrakan Ambisius Aston Villa
Villa nggak cuma puas dengan Elliott lho. Di bawah komando Unai Emery, mereka juga berhasil memboyong Jadon Sancho dengan status pinjaman dan bahkan menggagalkan upaya Leeds merekrut Emi Buendia. Sekali tepuk, tiga nyamuk mati! Untuk kontrak Elliott sendiri, ada klausal wajib beli yang konon nilainya sekitar Rp700 miliar yang bakal aktif begitu dia main cukup banyak pertandingan.
Kejutan Liverpool di Deadline Day
Sementara itu, Liverpool juga bikin kejutan sendiri di hari-hari terakhir bursa transfer dengan mendatangkan Alexander Isak seharga Rp2,5 triliun, rekor transfer Inggris! Biaya gila-gilaan ini sebagian bakal ketutup dari penjualan Elliott nantinya, plus duit dari kepindahan Luis Diaz dan Darwin Nunez sebelumnya.
Pesan Perpisahan dan Prospek Masa Depan
Setelah dealnya beres, Elliott curhat di Instagram, mengucapkan terima kasih ke fans Liverpool atas dukungan yang “luar biasa”, juga ke rekan setim dan pelatihnya. Ada beberapa balasan menarik dari Kostas Tsimikas, Ibrahima Konaté, dan Hugo Ekitike yang kirim emoji hati, sementara Curtis Jones malah pakai emoji nangis, dan Jamie Carragher cuma bilang, “Semoga beruntung Harvey.”
Oh iya, sempat ada usaha Liverpool mendatangkan Marc Guehi dari Crystal Palace, tapi mandek gara-gara ultimatum terkait masa depan Oliver Glasner di Selhurst Park. Kayaknya sih Liverpool masih bakal ngejar Guehi musim depan.
Apa yang Menanti Elliott?
Buat Elliott, kewajiban pembelian senilai Rp700 miliar itu kemungkinan besar bakal aktif dalam periode akuntansi 2025-26. Dengan waktu bermain reguler di Aston Villa, dia punya kesempatan emas buat ngembangin kariernya. Nggak mustahil, musim depan dia bakal tampil begitu keren sampai Villa Park mungkin harus kasih pengembalian uang ke siapa pun yang berani menghalanginya—hayo, siapa yang berani taruhan?!