Musim Nottingham Forest rasanya lebih mirip naik roller-coaster daripada komidi putar, dan sekarang Sean Dyche yang memegang kendali. Dia menggantikan Ange Postecoglou dan langsung membawa The Reds meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Porto di Liga Europa. Kemenangan ini tidak hanya memberikan momen bahagia buat para fans, tapi juga menandai peningkatan signifikan dibanding apa yang Postecoglou capai di City Ground. Bisa dibilang, Dyche langsung tancap gas, dengan dua gol dan clean sheet membuktikan dampak positifnya.
Masalah Domestik Masih Menghantui
Meski sukses di Eropa, tantangan di kompetisi domestik masih ada. Kekalahan mengecewakan 2-0 dari Bournemouth membuat Forest bertengger di posisi 18, sangat dekat dengan zona degradasi. Mereka hanya terpaut tiga poin dari Fulham yang berada di atas zona bahaya, sementara kemenangan Burnley dan Leeds memperlebar jarak menuju zona aman menjadi lima dan enam poin. Dalam pertarungan ketat ini, setiap poin sangat krusial, dan perolehan Forest saat ini terasa di bawah harapan.
Kepercayaan pada Kepemimpinan Dyche
Di balik layar, ada keyakinan yang tumbuh bahwa Dyche bisa menstabilkan klub. Seorang mantan kepala pencari bakat Manchester United mendukung pengangkatannya, menekankan bahwa Dyche punya gaya kepemimpinan tegas yang dibutuhkan untuk menarik Forest keluar dari situasi sulit. Tapi, bahkan pendukung paling optimis pun sadar bahwa bertahan di Liga Premier butuh hasil bagus baik di Sabtu maupun Minggu, selain juga kecerdasan taktis.
Alternatif Potensial: Marco Silva
Sementara Dyche bekerja keras membalikkan performa di liga, nama lain tetap ada dalam daftar keinginan Nottingham. Selama musim panas, klub mempertimbangkan Marco Silva, yang menikmati musim mengesankan di Fulham. Di bawah Silva, The Cottagers berhasil finis di posisi 10, 13, dan 11, bahkan mencapai poin tertinggi sepanjang sejarah musim lalu. Silva belum menandatangani kontrak baru di West London, dan Forest diam-diam memantau situasinya kalau-kalau dia tergoda untuk pindah.
Dari sudut pandang Fulham, mereka menyadari nilai besar Silva. Negosiasi kontrak sedang berlangsung, karena klub memahami perlunya menunjukkan ambisi, baik secara verbal maupun di bursa transfer. Bursa transfer musim panas lalu mengundang tanda tanya, dengan kesepakatan menit-menit terakhir gagal meredakan kekhawatiran bahwa sang manajer menginginkan dukungan lebih. Jika Fulham ingin mempertahankan Silva, mereka perlu sejalan dengan visinya.
Intinya
Inti masalahnya jelas: Dyche harus segera mengamankan kemenangan di Liga Premier, atau jajaran direksi Nottingham Forest mungkin akan kembali melirik kandidat manajer lain. Jika mereka melakukannya, bersiaplah melihat rumor bertebaran, dengan spekulasi tentang pengganti potensial memanas seiring tekanan pada Dyche untuk memberikan hasil.