Hasil imbang 1-1 Sunderland melawan Everton di Stadium of Light menyoroti betapa berharganya Granit Xhaka bagi tim sejak kedatangannya dari Bayer Leverkusen musim panas ini. Gelandang Swiss berusia 33 tahun yang sudah berpengalaman di Premier League dari masa-masanya bersama Arsenal ini, langsung nyetel di jantung lini tengah Black Cats. Susah deh kayaknya nemuin pemain yang lebih keren dari dia di liga musim ini!
Peran dan Pengaruh Xhaka
Pengaruh Xhaka dalam permainan nggak main-main, mulai dari menstabilkan pertahanan yang sempat deg-degan sampai memulai serangan. Statistiknya aja bikin geleng-geleng kepala saking kerennya, tipe pemain yang bikin pelatih mana pun langsung pengen ngerekrut.
Baru 42 detik di babak kedua, Xhaka langsung unjuk gigi. Dia ngambil bola di luar kotak penalti Jordan Pickford dan langsung melepas tendangan mendatar yang melesat masuk ke gawang. Golnya bukan cuma sekedar tendangan tepat waktu, tapi juga pesan jelas kalau Xhaka serius sama perannya dan nggak main-main mau langsung bikin dampak.
Komentator pun Terkesima
Komentator Jamie Carragher nggak bisa nyembunyiin kekagumannya sama dominasi Xhaka selama pertandingan. Dia bilang Xhaka bisa mengendalikan lini tengah dengan anggun bak konduktor berpengalaman, menyebut dia “jauh di atas semua pemain lain di lapangan malam ini.” Carragher juga nyambung ke ambisi Sunderland secara lebih luas. Dengan tim promosi lainnya kayak Burnley dan Leeds yang kalah, dia nekanin kalau Black Cats harus terus ngumpulin poin buat mencapai zona aman 35 atau 36 poin. Kalau berhasil capai ini, peluang bertahan di kasta teratas bakal jauh lebih besar.
Statistik yang Bikin Kagum
Lihat aja performa Xhaka, pantesan dia bikin semua orang percaya diri kalau dia ada di lapangan. Selama 90 menit, dia menyelesaikan 60 dari 68 umpan, dengan tingkat keberhasilan 88 persen yang nunjukin kemampuannya mengontrol tempo permainan. Nih, statistik kuncinya:
- 5 Umpan Kunci: Mencerminkan visi dan kemampuannya membongkar pertahanan.
- 6 Kali Merebut Bola: Nunjukin komitmennya buat merebut kembali penguasaan.
- 5 dari 7 Duel di Tanah Berhasil: Bukti mentalitas serba-bisanya.
Angka-angka ini gambarin seorang gelandang yang efektif ngombinasiin skill teknis dengan etos kerja yang kuat.
Jadi Jimat Keberuntungan Sunderland
Dalam kurang lebih selusin pertandingan, Xhaka udah mengubah awal kampanye Sunderland dari sekadar berharap jadi mengesankan. Dia pakai ban kapten, tapi performanya di lapangan yang beneran mimpin tim—entah itu merebut bola atau ngasih umpan akurat. Fans udah ngakuin dia sebagai sosok kunci, dan kalau dia tetep konsisten, mereka mungkin bakal makin terpukau sama kemampuannya mengubah arah permainan dan maju ke depan dengan otoritatif.
Kontribusi Xhaka nggak ternilai, dan kalau dia tetep cemerlang, ini bisa jadi kunci buat ambisi Sunderland musim ini. Keren abis deh pokoknya!