Dilema Nuno di West Ham: Bisakah Mereka Bangkit Setelah Kepergian Potter?

West Ham mengalami awal musim yang menantang dengan drama perpisahan mereka dengan Graham Potter setelah hanya lima pertandingan Premier League, meninggalkan The Irons terdampar di posisi 19. Pada 26 September, Nuno Espírito Santo pun melangkah ke kursi panas, siap memandu tim melewati badai. Ujian pertamanya datang hanya tiga hari kemudian di Stadion Hill Dickinson.

Hasil Imbang Lawan Everton: Berkah yang Campur Aduk

Pertandingan melawan Everton asuhan David Moyes berakhir dengan skor 1-1, yang setidaknya menyelamatkan West Ham dari kekalahan beruntun ketiga. Tapi jujur saja, hasil ini tidak bisa dibilang sebagai kemenangan taktik. Kesan pertama itu penting—semoga aja Nuno nggak menganggap hasil imbang dengan Everton sebagai prestasi terbaiknya ya! 😅

Pilihan Lini Tengah yang Bikin Dahi Berkerut

Sebelum peluit berbunyi, muncul tanda tanya soal pilihan lini tengah Nuno. Pemain baru musim panas, Soungoutou Magassa dan Mateus Fernandes, dipercaya jadi jangkar pivot ganda, sementara James Ward-Prowse yang berpengalaman malah duduk manis di bangku cadangan. Keputusan ini kontras banget dengan duet Idrissa Gueye dan James Garner milik Everton yang kelihatan kompak, membuat Magassa dan Fernandes seperti kucing bermain dengan bayangan ketika Everton menguasai tempo permainan di tengah lapangan.

Perjuangan Niclas Füllkrug di Lini Depan

Di lini depan, Niclas Füllkrug seperti anak hilang. Sudah 25 kali tampil untuk West Ham, striker Jerman ini baru mencetak tiga gol—dan belum ada satupun musim ini. Aktivitas singkat selama 20 menit memang berbuah gol penyeimbang dari Jarrod Bowen, tapi Füllkrug kesulitan membongkar pertahanan Everton, kebanyakan berjuang sendiri tanpa dukungan.

Keputusan Defensif yang Dipertanyakan

Secara bertahan, keputusan menempatkan Fernandes di sisi kiri untuk mengawal lari El Hadji Malick Diouf memang masuk akal. Tapi ancaman utama Everton justru datang dari Jack Grealish di sisi yang sama. Dengan Magassa yang lebih tangguh malah ditempatkan di sisi berlawanan, Grealish diberi terlalu banyak kebebasan untuk mengatur serangan dan membuat Kyle Walker-Peters kerepotan. Meski menukar posisi kedua gelandang bisa mengurangi dampak Grealish, perubahan itu tidak pernah terjadi.

Secercah Harapan di Tengah Tantangan

Meski ada banyak kendala, masih ada secercah harapan. West Ham menunjukkan ketangguhan dengan menghindari kekalahan untuk kedua kalinya musim ini, dan gol penyeimbang dari Bowen membuktikan bahwa semangat tim belum sepenuhnya padam.

Melangkah Maju: Peluang untuk Perbaikan

Ke depannya, Nuno punya beberapa area kritis yang perlu ditangani:

  • Perkuat Pengalaman Lini Tengah: Menambahkan pemain berpengalaman bisa menstabilkan performa.
  • Tingkatkan Ketajaman di Depan: Menemukan cara untuk memperbanyak peluang mencetak gol sangat penting.
  • Perbaiki Struktur Pertahanan: Evaluasi ulang strategi bertahan bisa memberikan hasil lebih baik.

Kalau para gelandang tidak segera menemukan ritme mereka, Nuno mungkin akan merasa seperti penjudi yang mengejar peluang tipis—tapi bahkan pemain paling gigih sekalipun tahu kapan harus mengubah strategi.

Scroll to Top