Tottenham Hotspur sedang mencari-cari pencetak gol andal dan melirik Ivan Toney. Tapi sepertinya, si penyerang justru akan tetap nyaman-nyaman saja di Arab Saudi. Spurs memang sedang kesulitan mencetak gol secara konsisten musim ini dan sedang jelajah sana-sini untuk opsi di bursa transfer Januari. Kabarnya, mereka bahkan siap melepas Dominic Solanke atau Richarlison untuk mendanai transfer mantan bintang Brentford tersebut.
Tantangan Mendatangkan Toney
Memboyong Toney bukan perkara gampang lho. Rintangan utamanya adalah kontraknya dengan Al-Ahli yang mengikatnya sampai musim panas 2028. Konon, gajinya gede banget, bikin klub-klub lain mikir seribu kali untuk negosiasi. Spurs pun harus hadapi perjuangan berat melawan keengganan Al-Ahli melepasnya dan kenyataan bahwa Toney tampaknya betah banget di klub barunya. Dengan kontrak masih lebih dari dua tahun, Al-Ahli jelas pegang kartu As dalam situasi ini.
Rival-Rival Juga Ngincer Toney
Tottenham bukan satu-satunya yang kepincut Toney. Everton sudah kirim-kirim pertanyaan, dan West Ham juga sedang mengendus-endus sang penyerang. Kedua klub sama-sama butuh banget gol dari barisan depan mereka, jadi Toney memang pilihan yang menggiurkan. Kalau kita ibaratkan penyerang sebagai keran air, Everton dan West Ham lagi kekeringan dan berisiko kebanjiran masalah kalau tidak segera mengatasi kekurangan gol mereka.
Ambisi Internasional dan Strategi
Ambisi Toney untuk bermain di level internasional menambah lapisan kerumitan. Dengan Inggris sudah mengamankan tiket ke Piala Dunia mendatang dan Harry Kane masih jadi pilihan utama di posisi penyerang tengah, Toney mungkin bakal kesulitan dapat kesempatan. Kembali ke Premier League bisa jadi langkah praktis buat Toney kalau dia melihatnya sebagai jalan cepat kembali ke timnas dan masuk dalam rencana pelatih Thomas Tuchel.
Menimbang Opsi ke Depan
Tottenham menghadapi dilema yang rumit. Mereka harus tentukan apakah mau investasi besar-besaran sekarang untuk mendapatkan lebih banyak gol atau tetap mengandalkan skuad mereka saat ini sambil menunggu situasi yang lebih menguntungkan. Everton dan West Ham juga menghadapi kebingungan serupa: boros uang untuk kebutuhan mendesak atau terus berjuang dengan pemain yang ada.
Kecuali ada perubahan kebijakan transfer yang mendadak di Arab Saudi, kepindahan Toney di Januari sepertinya cuma angan-angan. Spurs mungkin harus siapkan Plan B, karena mencoba merayu pemain dari kontrak sebesar itu seperti usaha menjejalkan badak ke dalam bilik telepon. Susah banget!
Kesimpulan
Menjelang jendela transfer, Tottenham, Everton, dan West Ham perlu mengevaluasi strategi mereka dengan cermat. Perburuan Ivan Toney ini menyoroti pencarian solusi pencetak gol yang efektif yang tidak pernah berakhir di Premier League.