Apakah Thomas Frank Menyia-nyiakan Xavi Simons di Tottenham?

Kritik untuk Frank Usai Laga Pembuka Liga Champions

Manajer baru Tottenham, Thomas Frank, mendapat sorotan tajam dari fans setelah menempatkan rekrutan anyar Xavi Simons di posisi sayap kiri pada laga pembuka Liga Champions. Meski Spurs menang tipis 1-0 lewat gol bunuh diri kiper Villarreal—sebuah kemenangan yang bisa dibilang beruntung—banyak pendukung menilai keputusan taktik Frank merugikan potensi Simons.

Awal yang Kuat untuk Frank

Sejauh ini, Frank menikmati start positif bersama Tottenham. Setelah pindah dari Brentford musim panas ini, ia sukses membawa Spurs menang 3-0 atas West Ham, kemenangan ketiga dari empat laga Premier League. Satu-satunya noda hanyalah kekalahan melawan Bournemouth.

Xavi Simons: Dari RB Leipzig ke London

Simons, yang didatangkan dari RB Leipzig, menjalani debut di Stadion London sebelum mendapat kesempatan starter lagi melawan Villarreal. Namun, tampil di posisi sayap membuatnya kesulitan menemukan ritme permainan. Ia bahkan nyaris diganjar kartu kuning kedua di babak kedua—momen yang semakin memicu keraguan soal perannya di posisi tersebut.

Suara Fans: “Disia-siakan di Sayap”

Pendukung Spurs langsung bereaksi keras di media sosial, menyebut keputusan memainkan Simons di sayap sebagai langkah “sia-sia” dan bahwa ia sedang “disia-siakan.” Banyak yang mendesak Frank untuk menempatkan Simons di posisi favoritnya—tengah—agar ia bisa memberikan dampak maksimal.

Menatap ke Depan

Apakah Frank akan mengubah taktiknya masih belum pasti. Namun, satu hal jelas: fans ingin melihat Xavi Simons bermain di posisi terbaiknya. Dengan jadwal padat menanti, harapan besar tertuju pada manajer baru Spurs untuk menemukan keseimbangan strategi yang tepat—agar Simons bisa benar-benar bersinar, entah di lini tengah ataupun di sayap.

👉 Mau saya buatkan juga versi ringkas headline + caption promosi untuk media sosial (1-2 kalimat catchy)?

Scroll to Top