Erling Haaland beraksi lagi, tapi tidak seperti yang semua orang bayangkan. Dalam enam menit awal pertandingan, dia mendapat peluang emas. Sebuah umpan silang yang akurat mempersiapkannya dengan sempurna, dan dengan hanya Bernd Leno yang perlu dilewati, sepertinya gol sudah di depan mata. Namun, tembakannya memantul dari sisi dalam tiang dengan begitu keras sampai rasanya seperti tiang itu memberi dorongan persahabatan. Meski meleset di awal, jelas Haaland tidak terlalu terganggu oleh hal itu.
Keyakinan Guardiola pada Formasi
Pep Guardiola memutuskan untuk mempertahankan formasi yang sama setelah kemenangan yang cukup melelahkan melawan Leeds United, menunjukkan kepercayaannya pada tim yang telah memperlihatkan momen-momen ketajaman tapi kesulitan menemukan sentuhan akhir. Kali ini, keselarasan antar pemain terlihat jelas sejak awal, meskipun peluang awal Haaland tidak berbuah gol.
Chris Sutton, berbicara di Sky Sports, merangkumnya dengan tepat: kamu mengagumi pengiriman bola dan kontrolnya, tapi kemudian… nggak ada apa-apa. Mungkin Haaland hanya membiarkan tiang gawang menikmati sedikit sorotan. Apa pun alasannya, dia tidak butuh waktu lama untuk menebus kegagalan itu.
Haaland Memecahkan Rekor Liga Inggris
Tujuh belas menit ke dalam pertandingan, Haaland akhirnya berhasil membobol gawang, menjadi pemain tercepat yang mencapai 100 gol Liga Inggris dalam sejarah—pencapaian ini diraih hanya dalam 111 pertandingan. Sebagai perbandingan, Alan Shearer membutuhkan 124 pertandingan, Harry Kane 141, dan Sergio Agüero 147. Efisiensi luar biasa ini menyoroti kombinasi unik kekuatan, ketenangan, dan kecerdasan posisi yang Haaland bawa dalam setiap pertandingan.
Lebih dari Sekadar Pencetak Gol
Kontribusi Haaland tidak berakhir dengan satu gol saja. Sebelum peluit babak pertama, dia memberikan assist untuk Tijjani Reijnders dan Phil Foden, sementara Emile Smith Rowe berhasil merebut gol hiburan untuk tuan rumah. Di akhir pertandingan, sembilan gol yang mencengangkan telah tercipta, memperlihatkan kekuatan menyerang Manchester City yang tak kenal ampun begitu mereka menemukan ritme.
Kesimpulan: Kelas Haaland Terbukti Lagi
Keraguan yang mungkin tersisa tentang kemampuan Haaland untuk bersinar di Inggris pasti sudah hilang. Dia membuktikan diri lebih dari sekadar pencetak gol prolific; dia juga kreator, pemberi assist, dan pemecah rekor dalam satu paket. Kalau masih butuh pengingat tentang kelasnya, penampilan malam ini memberikannya dengan cara yang sangat meyakinkan!