Tidak setiap hari sebuah klub sepak bola harus menekan tombol reset di tengah musim. Tapi, itulah posisi yang dialami Rangers setelah berpisah dengan Russell Martin menyusul hasil imbang 1-1 melawan Falkirk pada 5 Oktober. Saat jajaran direksi sibuk menyusun daftar baru calon pelatih potensial, bisa dibayangkan spreadsheet mereka di-refresh lebih cepat dari menu makanan cepat saji pada tengah malam.
Pencarian Pelatih Baru
Awalnya, Rangers mendekati Steven Gerrard untuk kembali ke klub dengan sensasional. Namun, mantan kapten tersebut memilih untuk tetap di posisinya, menolak kesempatan untuk kembali melintasi terowongan Ibrox. Hal ini membuat Rangers harus menjaring berbagai kandidat, yang akhirnya menghasilkan daftar pendek yang mencakup:
- Danny Rohl
- Ralph Hasenhuttl
- Kieran McKenna
- Michael Carrick
Menariknya, Graham Potter dan Gary O’Neil absen dari daftar ini, menandakan arah yang berbeda dalam ambisi kepelatihan klub.
Michael Carrick: Kandidat yang Menarik
Masuknya Michael Carrick dalam daftar pendek menambahkan twist menarik dalam pencarian pelatih Rangers. Mantan pemain andalan Manchester United ini dikenal baik karena keahlian gelandangnya maupun kemampuan manajerialnya. Pada Desember 2021, Cristiano Ronaldo menyebut Carrick sebagai “sosok berkelas,” mengungkapkan kebanggannya telah bermain bersama dia baik di lapangan maupun dari pinggir lapangan.
Selama masa Carrick sebagai manajer di Middlesbrough, dia menangani 136 pertandingan Championship, membawa klub ke 63 kemenangan, 24 hasil imbang, dan 49 kekalahan. Meskipun itu inisiasi yang sulit, namun menunjukkan kemampuannya mengarungi pasang surut musim.
Pola Pikir Juara Carrick
Sebagai pemain, Carrick menyerap kebiasaan menang yang ditanamkan oleh legenda Sir Alex Ferguson. Dia belajar langsung bahwa dalam sepak bola, hanya kemenangan yang berarti. Pola pikir juara ini bisa jadi sangat bermanfaat bagi Rangers, mengingat ekspektasi tinggi yang menyertai klub sepak bola di Glasgow.
Mengevaluasi Para Kandidat
Pada akhirnya, pilihan akan bergantung pada gaya kepelatihan mana yang paling cocok dengan tuntutan sepak bola Skotlandia. Klub menghadapi keputusan kritis antara:
- Hasenhuttl dengan pengalaman kontinentalnya
- McKenna dengan percikan inovasinya
- Rohl dengan perspektif segarnya
- Carrick dengan paduan pengalaman bermain elit dan keterampilan melatih yang berkembang
Setiap kandidat menawarkan kelebihan unik, tapi kemampuan Carrick untuk memupuk persatuan dan keyakinan di antara para pemain mungkin memberinya keunggulan dalam proses seleksi yang kompetitif ini.
Tekanan Memimpin Rangers
Siapa pun yang mendapatkan peran ini akan perlu menavigasi tekanan unik dalam mengelola salah satu klub sepak bola paling penuh gairah di Inggris. Jika Carrick bisa menerjemahkan wawasannya dari lapangan tengah dan pelajaran yang dipetik di Championship menjadi kesuksesan konsisten di Ibrox, Rangers mungkin telah menemukan emas.
Kalau semua berjalan sesuai rencana, mungkin pawai trofi akan menjadi kejadian yang lebih bisa diandalkan daripada kereta Eurostar, meskipun menetapkan standar setinggi itu mungkin agak ambisius.
Kesimpulannya, saat Rangers memulai babak baru ini, pilihan pelatih akan menjadi kunci dalam membentuk nasib klub untuk sisa musim dan seterusnya.