Perjalanan Nottingham Forest di Liga Premier masih terus menghadapi tantangan, setelah mereka kalah 2-0 melawan Newcastle United di St James’ Park. The Magpies unggul lebih dulu berkat gol dari Bruno Guimaraes. Keputusan ini memicu protes dari kubu Forest, yang yakin Morgan Gibbs-White dilanggar sebelum gol tercipta. Namun, para wasit tetap pada keputusan mereka, dan sebelum fans Forest bisa menenangkan diri, Nick Woltemade yang masih muda dengan tenang menjaringkan penalti, mencetak gol ketiganya dalam tiga penampilan Liga Premier berturut-turut.
Awal yang Sulit untuk Forest
Kalau Nottingham Forest berharap keberuntungan akan berpihak pada mereka, mereka mungkin sekalian saja membawa payung ke Gallowgate! Kekalahan terbaru ini menandai kekalahan kelima Ange Postecoglou dalam tujuh pertandingan sejak ia menggantikan Nuno Espirito Santo di City Ground. Pencariannya akan kemenangan perdana masih berlanjut, dengan hanya dua hasil imbang sejauh ini—seri 1-1 melawan Burnley dan imbang 2-2 dengan Real Betis. Tim ini juga mengalami serangkaian kekalahan:
- Kalah 3-0 dari Arsenal
- Kalah 3-2 di Swansea
- Kalah 1-0 di Sunderland
- Kalah 3-2 lawan Midtjylland
Start ini mengingatkan pada kampanye suram Forest tahun 1925 dan menunjukkan tekanan yang semakin besar pada Postecoglou, yang kini mencatat 30 kekalahan dalam 49 pertandingan Liga Premier. Pendekatannya yang berintensitas tinggi dan berorientasi pada serangan belum membuahkan hasil, membuat para pemain kesulitan beradaptasi dengan sistem yang berfokus pada rotasi besar-besaran dan transisi cepat.
Tekanan yang Memuncak dan Jalan ke Depan
Komentator Sky Sports Jamie Carragher menangkap suasana di kubu Forest setelah pertandingan. Dia memperingatkan bahwa dua minggu ke depan bisa terasa sangat panjang, terutama karena beberapa pemain akan pergi untuk tugas internasional, mengurangi waktu yang dimiliki Postecoglou untuk menerapkan idenya selama latihan.
Carragher mengenang masa Postecoglou di Tottenham, yang memiliki masa-masa indahnya—berujung pada trofi—tapi juga diwarnai hasil mengecewakan.
Dia menekankan, “Sampai kamu mendapatkan kemenangan pertama itu, tekanannya akan terus bertambah.” Dengan jeda internasional yang mendekat, Postecoglou akan membidik periode sesi latihan yang fokus, pembinaan one-on-one, dan perencanaan strategis untuk meningkatkan pemahaman skuadnya tentang taktiknya.
Harapan untuk Perbaikan
Manajemen Nottingham Forest, dipimpin oleh Evangelos Marinakis, akan berharap sesi-sesi latihan ini menghasilkan hasil positif. Tim ini sangat butuh menanamkan rasa percaya diri dan kekompakan sebelum pertandingan berikutnya, agar tidak berakhir menyesal seperti trifle basah di akhir makan siang Minggu keluarga besar!
Sementara Nottingham Forest berusaha membalikkan keadaan, para fans akan mengamati dengan cermat untuk melihat apakah taktik baru ini bisa berbuah manis dalam minggu-minggu mendatang.